/*eslint lodash/import-scope: [2, "method"]*/ import { __ } from '@wordpress/i18n'; import uniqueId from 'lodash/uniqueId'; export const CREATE_NOTICE = 'CREATE_NOTICE'; export const REMOVE_NOTICE = 'REMOVE_NOTICE'; /** * Create global notice * * @param {*} status - success, error, info or warning. * @param {*} text - the text to show. * @param {*} options - Options. * @return {object} - action object. */ export function createNotice( status, text, options = {} ) { const notice = { id: options.id || uniqueId(), duration: options.duration ?? 2000, showDismiss: typeof options.showDismiss === 'boolean' ? options.showDismiss : true, isPersistent: options.isPersistent || false, displayOnNextPage: options.displayOnNextPage || false, status: status, text: text, }; return { type: CREATE_NOTICE, notice: notice, }; } /** * Remove notice by ID * * @param {*} noticeId - noticeID. * @return {object} - action object. */ export function removeNotice( noticeId ) { return { type: REMOVE_NOTICE, notice: { id: noticeId } }; } export const successNotice = createNotice.bind( null, 'is-success' ); export const errorNotice = createNotice.bind( null, 'is-error' ); export const infoNotice = createNotice.bind( null, 'is-info' ); export const warningNotice = createNotice.bind( null, 'is-warning' ); export const updatingNotice = ( text = __( 'Updating settings…', 'jetpack-wordads' ) ) => createNotice( 'is-info', text, { duration: 30000, id: 'search-updating-settings' } ); export const removeUpdatingNotice = () => removeNotice( 'search-updating-settings' ); export default { createNotice, removeNotice, successNotice, errorNotice, warningNotice, updatingNotice, removeUpdatingNotice, }; Manusia Pasti Berdosa, Ini Contoh Dosa-Dosa Besar dan Kecil | Syaibani Mujiono
spot_imgspot_img

Manusia Pasti Berdosa, Ini Contoh Dosa-Dosa Besar dan Kecil

Manusia dikatakan manusia mengandung beberapa makna diantaranya karena manusia bisa merasa tenang jika bersama yang lain, atau manusia dikatakan manusia karena sering salah dan lupa.

Sebab dosa terjadi dari dua hal yaitu:

1. Ketika seseorang meninggalkan sesuatu yang menjadi kewajibanya kepada Allah yaitu ibadah yang hukumnya wajib seperti meninggalkan shalat lima waktu, meninggalkan puasa ramadhan dan sebagainya .

2. Ketika seseorang melakukan sesuatu yang dilarang oleh Allah subhanahu wata’ala seperti menyekutukan Allah SWT, durhaka kepada orang tua, minum-minuman keras dan sebagainya.

Ada berapa jenis dosa?

Secara umum para ulama kita membagi dosa menjadi dua kelompok besar yaitu:

1. Dosa yang tidak diampuni oleh Allah jika meninggal belum bertaubat khusus kepada Allahyaitu dosa syirik/menyekutukan Allah, seperti menyembah kepada selain Allah, memalingkan ibadah kepada selain Allah, perdukunan, praktek sihir, meramal nasib, jimat-jimat yang diyakini memiliki kekuatan dan diyakini bisa menjadi pemindung selain Allah, meminta pertolongan kepada kuburan atau orang yang sudah meninggal untuk memenuhi hajat-hajatnya dan segala bentuk dan jenis kesyarikan.

Sebagaimana firman Allah SWT

{ Ų„ŁŁ†ŁŽŁ‘ Ł±Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŽ Ł„ŁŽŲ§ ŪŒŁŽŲŗŪ”ŁŁŲ±Ł Ų£ŁŽŁ† ŪŒŁŲ“Ū”Ų±ŁŽŁƒŁŽ بِهِۦ ŁˆŁŽŪŒŁŽŲŗŪ”ŁŁŲ±Ł Ł…ŁŽŲ§ ŲÆŁŁˆŁ†ŁŽ Ų°ŁŽā€ŠŁ°ā Ł„ŁŁƒŁŽ Ł„ŁŁ…ŁŽŁ† ŪŒŁŽŲ“ŁŽŲ§Ū¤Ų”ŁŪš ŁˆŁŽŁ…ŁŽŁ† ŪŒŁŲ“Ū”Ų±ŁŁƒŪ” ŲØŁŁ±Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł ŁŁŽŁ‚ŁŽŲÆŪ” Ų¶ŁŽŁ„ŁŽŁ‘ Ų¶ŁŽŁ„ŁŽŁ€Ł°Ł„ŁŽŪ¢Ų§ ŲØŁŽŲ¹ŁŪŒŲÆŁ‹Ų§ }

Artinya: “Allah tidak akan mengampuni dosa syirik (mempersekutukan Allah dengan sesuatu), dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sungguh, dia telah tersesat jauh sekali.” [Surat An-Nisa’: 116].

{ Ł„ŁŽŁ‚ŁŽŲÆŪ” ŁƒŁŽŁŁŽŲ±ŁŽ Ł±Ł„ŁŽŁ‘Ų°ŁŪŒŁ†ŁŽ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŁˆŪ¤Ų§ŪŸ Ų„ŁŁ†ŁŽŁ‘ Ł±Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŽ Ł‡ŁŁˆŁŽ Ł±Ł„Ū”Ł…ŁŽŲ³ŁŪŒŲ­Ł Ł±ŲØŪ”Ł†Ł Ł…ŁŽŲ±Ū”ŪŒŁŽŁ…ŁŽŪ– ŁˆŁŽŁ‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ł±Ł„Ū”Ł…ŁŽŲ³ŁŪŒŲ­Ł ŪŒŁŽŁ€Ł°ŲØŁŽŁ†ŁŪŒŪ¤ Ų„ŁŲ³Ū”Ų±ŁŽā€ŠŁ°ā Ū¤Ų”ŁŪŒŁ„ŁŽ Ł±Ų¹Ū”ŲØŁŲÆŁŁˆŲ§ŪŸ Ł±Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŽ Ų±ŁŽŲØŁŁ‘ŪŒ ŁˆŁŽŲ±ŁŽŲØŁŽŁ‘ŁƒŁŁ…Ū”Ū– Ų„ŁŁ†ŁŽŁ‘Ł‡ŁŪ„ Ł…ŁŽŁ† ŪŒŁŲ“Ū”Ų±ŁŁƒŪ” ŲØŁŁ±Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł ŁŁŽŁ‚ŁŽŲÆŪ” Ų­ŁŽŲ±ŁŽŁ‘Ł…ŁŽ Ł±Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŪŒŪ”Ł‡Ł Ł±Ł„Ū”Ų¬ŁŽŁ†ŁŽŁ‘Ų©ŁŽ ŁˆŁŽŁ…ŁŽŲ£Ū”ŁˆŁŽŁ‰Ł°Ł‡Ł Ł±Ł„Ł†ŁŽŁ‘Ų§Ų±ŁŪ– ŁˆŁŽŁ…ŁŽŲ§ Ł„ŁŁ„ŲøŁŽŁ‘Ł€Ł°Ł„ŁŁ…ŁŪŒŁ†ŁŽ مِن۔ Ų£ŁŽŁ†ŲµŁŽŲ§Ų±ą£² }

Artinya: “Sungguh, telah kafir orang-orang yang mengatakan bahwa Allah adalah salah satu dari yang tiga, padahal tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa azab yang pedih.” [Surat Al-Ma’idah: 72]

Jika orang yang melakukan hal diatas dan meninggal dalam keadaan bertaubat kepada Allah SWT akan kekal di dalam neraka selamanya dan tidak diampuni dosanya,namun jika bertaubat sebelum meninggal,maka Allah Subhana wa taala akan mengampuninya sebagaima firman Allah SWT

{ Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‘Ų§ Ł…ŁŽŁ† ŲŖŁŽŲ§ŲØŁŽ ŁˆŁŽŲ”ŁŽŲ§Ł…ŁŽŁ†ŁŽ ŁˆŁŽŲ¹ŁŽŁ…ŁŁ„ŁŽ Ų¹ŁŽŁ…ŁŽŁ„ą£°Ų§ ŲµŁŽŁ€Ł°Ł„ŁŲ­ą£°Ų§ ŁŁŽŲ£ŁŁˆŪŸŁ„ŁŽŁ€Ł°Ū¤Ł‰ŁŁ•ŁƒŁŽ ŪŒŁŲØŁŽŲÆŁŁ‘Ł„Ł Ł±Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł Ų³ŁŽŪŒŁŁ‘Ł€ŁŽŁ”Ų§ŲŖŁŁ‡ŁŁ…Ū” Ų­ŁŽŲ³ŁŽŁ†ŁŽŁ€Ł°ŲŖą£²Ū— ŁˆŁŽŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽ Ł±Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł ŲŗŁŽŁŁŁˆŲ±ą£°Ų§ Ų±ŁŽŁ‘Ų­ŁŪŒŁ…ą£°Ų§ }

Artinya: “Kecuali orang-orang yang bertaubat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” [Surat Al-Furqan: 70]

{ Ūž Ł‚ŁŁ„Ū” ŪŒŁŽŁ€Ł°Ų¹ŁŲØŁŽŲ§ŲÆŁŪŒŁŽ Ł±Ł„ŁŽŁ‘Ų°ŁŪŒŁ†ŁŽ Ų£ŁŽŲ³Ū”Ų±ŁŽŁŁŁˆŲ§ŪŸ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰Ł°Ū¤ Ų£ŁŽŁ†ŁŁŲ³ŁŁ‡ŁŁ…Ū” Ł„ŁŽŲ§ ŲŖŁŽŁ‚Ū”Ł†ŁŽŲ·ŁŁˆŲ§ŪŸ مِن Ų±ŁŽŁ‘Ų­Ū”Ł…ŁŽŲ©Ł Ł±Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŪš Ų„ŁŁ†ŁŽŁ‘ Ł±Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŽ ŪŒŁŽŲŗŪ”ŁŁŲ±Ł Ł±Ł„Ų°ŁŁ‘Ł†ŁŁˆŲØŁŽ Ų¬ŁŽŁ…ŁŪŒŲ¹Ł‹Ų§Ūš Ų„ŁŁ†ŁŽŁ‘Ł‡ŁŪ„ Ł‡ŁŁˆŁŽ Ł±Ł„Ū”ŲŗŁŽŁŁŁˆŲ±Ł Ł±Ł„Ų±ŁŽŁ‘Ų­ŁŪŒŁ…Ł }

Katakanlah, ā€œWahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhanya Allah mengampuni dosa-dosasemuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.” [Surat Az-Zumar: 53]

Cara bertaubat dari dosa ini yaitu dengan secara khusus memohon ampun dari dosa syirik ini dan terus berdoa kepada Allah serta terus belajar memahami tauhid yang benar agar tidak jatuh lagi pada kesyirikan

2. Dosa besar selain kesyirikan/menyekutukan Allah SWT

Jenis dosa besar banyak disebutkan oleh para ulama kita,seperti imam adzahabi memiliki buku khusus dengan judul al-kabair(dosa-dosa besar) yang menyebutkan sekitar tujuh puluh enam jenis dosa besar yang disertai dengan dalil dalilnya dari Al-Qur’an dan hadits

Beberapa contoh dosa besar sebagaimana disebutkan dalam hadits nabi shalallahu alaihi wasallam

Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų£ŁŽŲØŁŁŠ Ł‡ŁŲ±ŁŽŁŠŁ’Ų±ŁŽŲ©ŁŽ Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų§Ł„Ł†ŁŽŁ‘ŲØŁŁŠŁŁ‘ ŲµŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł‰ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł…ŁŽ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų§Ų¬Ł’ŲŖŁŽŁ†ŁŲØŁŁˆŲ§ Ų§Ł„Ų³ŁŽŁ‘ŲØŁ’Ų¹ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŁˆŲØŁŁ‚ŁŽŲ§ŲŖŁ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŁˆŲ§ ŁŠŁŽŲ§ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„ŁŽ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł ŁˆŁŽŁ…ŁŽŲ§ Ł‡ŁŁ†ŁŽŁ‘ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų§Ł„Ų“ŁŁ‘Ų±Ł’ŁƒŁ ŲØŁŲ§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ§Ł„Ų³ŁŁ‘Ų­Ł’Ų±Ł ŁˆŁŽŁ‚ŁŽŲŖŁ’Ł„Ł Ų§Ł„Ł†ŁŽŁ‘ŁŁ’Ų³Ł Ų§Ł„ŁŽŁ‘ŲŖŁŁŠ Ų­ŁŽŲ±ŁŽŁ‘Ł…ŁŽ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‘Ų§ ŲØŁŲ§Ł„Ł’Ų­ŁŽŁ‚ŁŁ‘ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŁƒŁ’Ł„Ł Ų§Ł„Ų±ŁŁ‘ŲØŁŽŲ§ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŁƒŁ’Ł„Ł Ł…ŁŽŲ§Ł„Ł Ų§Ł„Ł’ŁŠŁŽŲŖŁŁŠŁ…Ł ŁˆŁŽŲ§Ł„ŲŖŁŽŁ‘ŁˆŁŽŁ„ŁŁ‘ŁŠ ŁŠŁŽŁˆŁ’Ł…ŁŽ Ų§Ł„Ų²ŁŽŁ‘Ų­Ł’ŁŁ ŁˆŁŽŁ‚ŁŽŲ°Ł’ŁŁ Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŲ­Ł’ŲµŁŽŁ†ŁŽŲ§ŲŖŁ Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŲ¤Ł’Ł…ŁŁ†ŁŽŲ§ŲŖŁ Ų§Ł„Ł’ŲŗŁŽŲ§ŁŁŁ„ŁŽŲ§ŲŖŁ

Artinya: “Dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; “Jauhilah tujuh dosa besar yang membinasakan.” Para sahabat bertanya; ‘Ya Rasulullah, apa saja tujuh dosa besar yang membinasakan itu? ‘ Nabi menjawab; “menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang Allah haramkan tanpa alasan yang benar, makan riba, makan harta anak yatim, lari dari medan perang, dan menuduh wanita mukmin baik-baik melakukan perzinahan.” (HR Bukhari).

Bagaimana cara bertaubat dari dosa besar?

Dosa besar ini dan yang semisalnya memerlukan taubat khusus yaitu dengan pengakuan kesalahan kepada Allah,berusaha menjauhi sebisa mungkin dan menyesali perbuatann tersebut serta jika harkait hak manusia mengembalikan hak tersebut atau meminta kehalalanya

Nabi shallallahu ā€˜alaihi wa sallam bersabda:

Ł…ŁŽŁ†Ł’ ŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽŲŖŁ’ Ł„ŁŽŁ‡Ł Ł…ŁŽŲøŁ’Ł„ŁŽŁ…ŁŽŲ©ŁŒ Ł„ŁŲ£ŁŽŲ®ŁŁŠŁ‡Ł مِنْ عِرْضِهِ Ų£ŁŽŁˆŁ’ Ų“ŁŽŁŠŁ’Ų”Ł ŁŁŽŁ„Ł’ŁŠŁŽŲŖŁŽŲ­ŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł„Ł’Ł‡Ł Ł…ŁŁ†Ł’Ł‡Ł Ų§Ł„Ł’ŁŠŁŽŁˆŁ’Ł…ŁŽ Ł‚ŁŽŲØŁ’Ł„ŁŽ Ų£ŁŽŁ†Ł’ Ł„ŁŽŲ§ ŁŠŁŽŁƒŁŁˆŁ†ŁŽ ŲÆŁŁŠŁ†ŁŽŲ§Ų±ŁŒ ŁˆŁŽŁ„ŁŽŲ§ ŲÆŁŲ±Ł’Ł‡ŁŽŁ…ŁŒ ؄ِنْ ŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽ Ł„ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ…ŁŽŁ„ŁŒ ŲµŁŽŲ§Ł„ŁŲ­ŁŒ Ų£ŁŲ®ŁŲ°ŁŽ Ł…ŁŁ†Ł’Ł‡Ł ŲØŁŁ‚ŁŽŲÆŁ’Ų±Ł Ł…ŁŽŲøŁ’Ł„ŁŽŁ…ŁŽŲŖŁŁ‡Ł ŁˆŁŽŲ„ŁŁ†Ł’ Ł„ŁŽŁ…Ł’ ŲŖŁŽŁƒŁŁ†Ł’ Ł„ŁŽŁ‡Ł Ų­ŁŽŲ³ŁŽŁ†ŁŽŲ§ŲŖŁŒ Ų£ŁŲ®ŁŲ°ŁŽ مِنْ Ų³ŁŽŁŠŁŁ‘Ų¦ŁŽŲ§ŲŖŁ ŲµŁŽŲ§Ų­ŁŲØŁŁ‡Ł ŁŁŽŲ­ŁŁ…ŁŁ„ŁŽ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł

Artinya: “Siapa yang pernah berbuat aniaya (zhalim) terhadap kehormatan saudaranya atau sesuatu apapun hendaklah dia meminta kehalalannya (maaf) pada hari ini (di dunia) sebelum datang hari yang ketika itu tidak bermanfaat dinar dan dirham. Jika dia tidak lakukan, maka (nanti pada hari kiamat) bila dia memiliki amal shalih akan diambil darinya sebanyak kezholimannya. Apabila dia tidak memiliki kebaikan lagi maka keburukan saudaranya yang dizhaliminya itu akan diambil lalu ditimpakan kepadanyaā€. (HR. Al-Bukhari no. 2449)

Bagaimana jika meninggal belum bertaubat khusus?

Pelaku dosa besar selain kekufuran dan kesyirikan jika meninggal belum bertaubat maka terancam dengan siksa Allah yang pedih,jika Allah menghendaki maka Allah menyiksanya dengan keadilannya dan jika Allah menghendaki Allah akan mengampuninya dengan kemuliaan dan keagungan rahmatnya.

Ciri dosa yang digolongkan dalam dosa besar

  1. Disebutkan oleh Allah dan rasul-nya dalam Al-Qur’an dan hadits sebagai dosa besar
  2. Apa yangvdisebutkan oleh sahabat nabi sebagai dosa besar
  3. Disifatkan dosa tersebut sebagai kedzaliman yang besar
  4. Ancaman Kemurkaan Allah
  5. Ancaman bahwa Allah memerangi pelakunya
  6. Pelakunya disebut sebagai tindakan melawan Allah SWT
  7. Ancaman kerugian yang besar bagi pelakunya
  8. Pelakunya disebut sebagai fasiq
  9. Pelakunya tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat,tidak diajak bicara dan tidak disucikan
  10. Pelakunya terancam terhapus amalannya
  11. Ancaman tidak diterima shalatnya dan amalnya
  12. Perbuatan yang menjadi sebab kehancuran dan siksa di dunia
  13. Dosa tersebut ada hukum had/ di dunia seperti potong tangan
  14. Ancaman Allah tidak menerima doanya
  15. Ancaman berlipat-lipat dosa
  16. Dosa bisa menjadi penyebab kekafiran dan keluar dari agama
  17. Perkataan nabi “bukan termasuk golongan kami yang melakukan ini
  18. Peniadaan iman bagi pelaku dosa tertentu
  19. Pelakunya disifati sebagai munafiq
  20. Pelakunya disebut sebagai Haliqoh yang bermakna perusak/penghancur
  21. Perkataan nabi siapa yang melakukan ini maka terlepas kehormatanya
  22. Ancaman akan ditutup mata hatinya
  23. Dosa yang ada keterangan: jangan tanyakan lagi tentang itu! Artinya dosa besar
  24. Disebutkan bahwa pelakunya tidak akan mampu memikul dosa hari kiamat nanti
  25. Ancaman bahwa pelakunya akan menjadi musuh Allah dan rasulnya pada hari kiamat
  26. Pelakunya disebut sebagai seburuk-buruk manusia disiaih Allah
  27. Pelakunya terancam dengan ancaman tertentu pada hari kiamat
  28. Pelakunya terancam tidak masuk surga
  29. Hukuman tidak dapat menikmatinya meskipun masuk surga
  30. Ada kata laknat dalam perbuatan dosa tersebut baik dalam Qur’an maupun hadits
  31. Ancaman pelakunya akan ditenggelamkan di akhirat ataupun di dunia
  32. Pelakunya diancam siksa kubur,siksa di akhirat maupun tidak masuk surga
  33. Perbuatan tersebut diikutkan dalam kelompok dosa besar
  34. Jika para ulama telah berijmak bahwa satu perbuatan termasuk dosa besar(Alukah.net)

3. Dosa-dosa kecil

Yaitu selain dosa besar berupa dosa yang tidak terancam dengan kriteria diatas seperti melihat yang haram,atau kesalahan yang dilakukan seorang mukmin dalam kehidupanya

Hal yang perlu diingat bahwa dosa kecil jika bertumpuk akan menjadi besar sebagaimana sesungguhnya gunung terbentuk karena kumpulan bebatuan

Dosa kecil dapat terhapus dengan ibadah ibadah seperti:

  1. Melaksanakan kewajiban ibadah shalat,zakat,umrah dll
  2. Menjauhi dosa besar
  3. Musibah yang menimpa serta ujian-ujian yang menimpa seorang mukmin
  4. Istighfar dan zikir

Kesimpulannya bahwa dosa besar adalah segala perbuatan yang diancam dengan ancaman yang berat di dunia maupun di akhirat,maka selain itu termasuk dosa kecil

Bagaimana kita menjauhi segala dosa besar dan kecil?

Dengan cara menuntut ilmu,memahami dengan baik dan terus berupaya mengagungkan Allah subhanahu wata’ala,keyakinan yang kuat bahwa Allah SWT mengetahui semua perbuatan hamba baik yang nampak maupun yang tersembunyi,meyakini bahwa siksa Allah sangat berat,berdoa dengan tulus agar Allah memalingkan kita dari dosa serta berusaha terus untuk tekun beribadah,menjaga shalat dan bergaul dan membersamai orang yang shaleh sampai ajal menjemput kita, amiin

Penulis: Ustaz Syaibaini Mujiono, S,Sy., M.Si., Ph.D
(Sekertaris Jenderal DPP Wahdah Islamiyah, Ketua KITA Palestina dan Praktisi Kesehatan Islam)

USM Media
USM Mediahttps://syaibanimujiono.id
Selamat Datang di website Ustadz Syaibani Mujiono, S.Sy., M.Si., Ph.D (Sekertaris Jenderal DPP Wahdah Islamiyah, Ketua Komite Solidaritas Palestina dan Praktisi Kesehatan Islam)

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts