Manusia dikatakan manusia mengandung beberapa makna diantaranya karena manusia bisa merasa tenang jika bersama yang lain, atau manusia dikatakan manusia karena sering salah dan lupa.
Sebab dosa terjadi dari dua hal yaitu:
1. Ketika seseorang meninggalkan sesuatu yang menjadi kewajibanya kepada Allah yaitu ibadah yang hukumnya wajib seperti meninggalkan shalat lima waktu, meninggalkan puasa ramadhan dan sebagainya .
2. Ketika seseorang melakukan sesuatu yang dilarang oleh Allah subhanahu wata’ala seperti menyekutukan Allah SWT, durhaka kepada orang tua, minum-minuman keras dan sebagainya.
Ada berapa jenis dosa?
Secara umum para ulama kita membagi dosa menjadi dua kelompok besar yaitu:
1. Dosa yang tidak diampuni oleh Allah jika meninggal belum bertaubat khusus kepada Allahyaitu dosa syirik/menyekutukan Allah, seperti menyembah kepada selain Allah, memalingkan ibadah kepada selain Allah, perdukunan, praktek sihir, meramal nasib, jimat-jimat yang diyakini memiliki kekuatan dan diyakini bisa menjadi pemindung selain Allah, meminta pertolongan kepada kuburan atau orang yang sudah meninggal untuk memenuhi hajat-hajatnya dan segala bentuk dan jenis kesyarikan.
Sebagaimana firman Allah SWT
{ Ų„ŁŁŁŁ Ł±ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ§ ŪŁŲŗŪ”ŁŁŲ±Ł Ų£ŁŁ ŪŁŲ“Ū”Ų±ŁŁŁ ŲØŁŁŁŪ¦ ŁŁŪŁŲŗŪ”ŁŁŲ±Ł Ł ŁŲ§ ŲÆŁŁŁŁ Ų°ŁāŁ°ā ŁŁŁŁ ŁŁŁ ŁŁ ŪŁŲ“ŁŲ§Ū¤Ų”ŁŪ ŁŁŁ ŁŁ ŪŁŲ“Ū”Ų±ŁŁŪ” ŲØŁŁ±ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŲÆŪ” Ų¶ŁŁŁŁ Ų¶ŁŁŁŁŁ°ŁŁŪ¢Ų§ ŲØŁŲ¹ŁŪŲÆŁŲ§ }
Artinya: “Allah tidak akan mengampuni dosa syirik (mempersekutukan Allah dengan sesuatu), dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sungguh, dia telah tersesat jauh sekali.” [Surat An-Nisa’: 116].
{ ŁŁŁŁŲÆŪ” ŁŁŁŁŲ±Ł Ł±ŁŁŁŲ°ŁŪŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŁŪ¤Ų§Ū Ų„ŁŁŁŁ Ł±ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁ ٱŁŪ”Ł ŁŲ³ŁŪŲŁ Ł±ŲØŪ”ŁŁ Ł ŁŲ±Ū”ŪŁŁ ŁŪ ŁŁŁŁŲ§ŁŁ ٱŁŪ”Ł ŁŲ³ŁŪŲŁ ŪŁŁŁ°ŲØŁŁŁŪŪ¤ Ų„ŁŲ³Ū”Ų±Łāٰā Ū¤Ų”ŁŪŁŁ ٱع۔بŁŲÆŁŁŲ§Ū Ł±ŁŁŁŁŁŁ Ų±ŁŲØŁŁŪ ŁŁŲ±ŁŲØŁŁŁŁŁ Ū”Ū Ų„ŁŁŁŁŁŁŪ„ Ł ŁŁ ŪŁŲ“Ū”Ų±ŁŁŪ” ŲØŁŁ±ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŲÆŪ” ŲŁŲ±ŁŁŁ Ł Ł±ŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŪŪ”ŁŁ ٱŁŪ”Ų¬ŁŁŁŁŲ©Ł ŁŁŁ ŁŲ£Ū”ŁŁŁŁ°ŁŁ Ł±ŁŁŁŁŲ§Ų±ŁŪ ŁŁŁ ŁŲ§ ŁŁŁŲøŁŁŁŁ°ŁŁŁ ŁŪŁŁ Ł ŁŁŪ” Ų£ŁŁŲµŁŲ§Ų±ą£² }
Artinya: “Sungguh, telah kafir orang-orang yang mengatakan bahwa Allah adalah salah satu dari yang tiga, padahal tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa azab yang pedih.” [Surat Al-Ma’idah: 72]
Jika orang yang melakukan hal diatas dan meninggal dalam keadaan bertaubat kepada Allah SWT akan kekal di dalam neraka selamanya dan tidak diampuni dosanya,namun jika bertaubat sebelum meninggal,maka Allah Subhana wa taala akan mengampuninya sebagaima firman Allah SWT
{ Ų„ŁŁŁŁŲ§ Ł ŁŁ ŲŖŁŲ§ŲØŁ ŁŁŲ”ŁŲ§Ł ŁŁŁ ŁŁŲ¹ŁŁ ŁŁŁ Ų¹ŁŁ ŁŁą£°Ų§ ŲµŁŁŁ°ŁŁŲą£°Ų§ ŁŁŲ£ŁŁŪŁŁŁŁ°Ū¤ŁŁŁŁŁ ŪŁŲØŁŲÆŁŁŁŁ Ł±ŁŁŁŁŁŁ Ų³ŁŪŁŁŁŁŁŲ§ŲŖŁŁŁŁ Ū” ŲŁŲ³ŁŁŁŁŁ°ŲŖą£²Ū ŁŁŁŁŲ§ŁŁ Ł±ŁŁŁŁŁŁ ŲŗŁŁŁŁŲ±ą£°Ų§ Ų±ŁŁŲŁŪŁ ࣰا }
Artinya: “Kecuali orang-orang yang bertaubat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” [Surat Al-Furqan: 70]
{ Ū ŁŁŁŪ” ŪŁŁŁ°Ų¹ŁŲØŁŲ§ŲÆŁŪŁ Ł±ŁŁŁŲ°ŁŪŁŁ Ų£ŁŲ³Ū”Ų±ŁŁŁŁŲ§Ū Ų¹ŁŁŁŁŁ°Ū¤ Ų£ŁŁŁŁŲ³ŁŁŁŁ Ū” ŁŁŲ§ ŲŖŁŁŪ”ŁŁŲ·ŁŁŲ§Ū Ł ŁŁ Ų±ŁŁŲ۔٠ŁŲ©Ł Ł±ŁŁŁŁŁŁŪ Ų„ŁŁŁŁ Ł±ŁŁŁŁŁŁ ŪŁŲŗŪ”ŁŁŲ±Ł Ł±ŁŲ°ŁŁŁŁŁŲØŁ Ų¬ŁŁ ŁŪŲ¹ŁŲ§Ū Ų„ŁŁŁŁŁŁŪ„ ŁŁŁŁ ٱŁŪ”ŲŗŁŁŁŁŲ±Ł Ł±ŁŲ±ŁŁŲŁŪŁ Ł }
Katakanlah, āWahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhanya Allah mengampuni dosa-dosasemuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.” [Surat Az-Zumar: 53]
Cara bertaubat dari dosa ini yaitu dengan secara khusus memohon ampun dari dosa syirik ini dan terus berdoa kepada Allah serta terus belajar memahami tauhid yang benar agar tidak jatuh lagi pada kesyirikan
2. Dosa besar selain kesyirikan/menyekutukan Allah SWT
Jenis dosa besar banyak disebutkan oleh para ulama kita,seperti imam adzahabi memiliki buku khusus dengan judul al-kabair(dosa-dosa besar) yang menyebutkan sekitar tujuh puluh enam jenis dosa besar yang disertai dengan dalil dalilnya dari Al-Qur’an dan hadits
Beberapa contoh dosa besar sebagaimana disebutkan dalam hadits nabi shalallahu alaihi wasallam
Ų¹ŁŁŁ Ų£ŁŲØŁŁ ŁŁŲ±ŁŁŁŲ±ŁŲ©Ł Ų¹ŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŲØŁŁŁŁ ŲµŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ³ŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŲ§ŁŁ Ų§Ų¬ŁŲŖŁŁŁŲØŁŁŲ§ Ų§ŁŲ³ŁŁŲØŁŲ¹Ł Ų§ŁŁŁ ŁŁŲØŁŁŁŲ§ŲŖŁ ŁŁŲ§ŁŁŁŲ§ ŁŁŲ§ Ų±ŁŲ³ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁ ŁŲ§ ŁŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁ Ų§ŁŲ“ŁŁŲ±ŁŁŁ ŲØŁŲ§ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŲ³ŁŁŲŁŲ±Ł ŁŁŁŁŲŖŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁŲ³Ł Ų§ŁŁŁŲŖŁŁ ŲŁŲ±ŁŁŁ Ł Ų§ŁŁŁŁŁŁ Ų„ŁŁŁŁŲ§ ŲØŁŲ§ŁŁŲŁŁŁŁ ŁŁŲ£ŁŁŁŁŁ Ų§ŁŲ±ŁŁŲØŁŲ§ ŁŁŲ£ŁŁŁŁŁ Ł ŁŲ§ŁŁ Ų§ŁŁŁŁŲŖŁŁŁ Ł ŁŁŲ§ŁŲŖŁŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁ Ł Ų§ŁŲ²ŁŁŲŁŁŁ ŁŁŁŁŲ°ŁŁŁ Ų§ŁŁŁ ŁŲŁŲµŁŁŁŲ§ŲŖŁ Ų§ŁŁŁ ŁŲ¤ŁŁ ŁŁŁŲ§ŲŖŁ Ų§ŁŁŲŗŁŲ§ŁŁŁŁŲ§ŲŖŁ
Artinya: “Dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; “Jauhilah tujuh dosa besar yang membinasakan.” Para sahabat bertanya; ‘Ya Rasulullah, apa saja tujuh dosa besar yang membinasakan itu? ‘ Nabi menjawab; “menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang Allah haramkan tanpa alasan yang benar, makan riba, makan harta anak yatim, lari dari medan perang, dan menuduh wanita mukmin baik-baik melakukan perzinahan.” (HR Bukhari).
Bagaimana cara bertaubat dari dosa besar?
Dosa besar ini dan yang semisalnya memerlukan taubat khusus yaitu dengan pengakuan kesalahan kepada Allah,berusaha menjauhi sebisa mungkin dan menyesali perbuatann tersebut serta jika harkait hak manusia mengembalikan hak tersebut atau meminta kehalalanya
Nabi shallallahu āalaihi wa sallam bersabda:
Ł ŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŲŖŁ ŁŁŁŁ Ł ŁŲøŁŁŁŁ ŁŲ©Ł ŁŁŲ£ŁŲ®ŁŁŁŁ Ł ŁŁŁ Ų¹ŁŲ±ŁŲ¶ŁŁŁ Ų£ŁŁŁ Ų“ŁŁŁŲ”Ł ŁŁŁŁŁŁŲŖŁŲŁŁŁŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŲØŁŁŁ Ų£ŁŁŁ ŁŁŲ§ ŁŁŁŁŁŁŁ ŲÆŁŁŁŁŲ§Ų±Ł ŁŁŁŁŲ§ ŲÆŁŲ±ŁŁŁŁ Ł Ų„ŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁ ŁŁŁŁ Ų¹ŁŁ ŁŁŁ ŲµŁŲ§ŁŁŲŁ Ų£ŁŲ®ŁŲ°Ł Ł ŁŁŁŁŁ ŲØŁŁŁŲÆŁŲ±Ł Ł ŁŲøŁŁŁŁ ŁŲŖŁŁŁ ŁŁŲ„ŁŁŁ ŁŁŁ Ł ŲŖŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁ ŲŁŲ³ŁŁŁŲ§ŲŖŁ Ų£ŁŲ®ŁŲ°Ł Ł ŁŁŁ Ų³ŁŁŁŁŲ¦ŁŲ§ŲŖŁ ŲµŁŲ§ŲŁŲØŁŁŁ ŁŁŲŁŁ ŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁ
Artinya: “Siapa yang pernah berbuat aniaya (zhalim) terhadap kehormatan saudaranya atau sesuatu apapun hendaklah dia meminta kehalalannya (maaf) pada hari ini (di dunia) sebelum datang hari yang ketika itu tidak bermanfaat dinar dan dirham. Jika dia tidak lakukan, maka (nanti pada hari kiamat) bila dia memiliki amal shalih akan diambil darinya sebanyak kezholimannya. Apabila dia tidak memiliki kebaikan lagi maka keburukan saudaranya yang dizhaliminya itu akan diambil lalu ditimpakan kepadanyaā. (HR. Al-Bukhari no. 2449)
Bagaimana jika meninggal belum bertaubat khusus?
Pelaku dosa besar selain kekufuran dan kesyirikan jika meninggal belum bertaubat maka terancam dengan siksa Allah yang pedih,jika Allah menghendaki maka Allah menyiksanya dengan keadilannya dan jika Allah menghendaki Allah akan mengampuninya dengan kemuliaan dan keagungan rahmatnya.
Ciri dosa yang digolongkan dalam dosa besar
- Disebutkan oleh Allah dan rasul-nya dalam Al-Qur’an dan hadits sebagai dosa besar
- Apa yangvdisebutkan oleh sahabat nabi sebagai dosa besar
- Disifatkan dosa tersebut sebagai kedzaliman yang besar
- Ancaman Kemurkaan Allah
- Ancaman bahwa Allah memerangi pelakunya
- Pelakunya disebut sebagai tindakan melawan Allah SWT
- Ancaman kerugian yang besar bagi pelakunya
- Pelakunya disebut sebagai fasiq
- Pelakunya tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat,tidak diajak bicara dan tidak disucikan
- Pelakunya terancam terhapus amalannya
- Ancaman tidak diterima shalatnya dan amalnya
- Perbuatan yang menjadi sebab kehancuran dan siksa di dunia
- Dosa tersebut ada hukum had/ di dunia seperti potong tangan
- Ancaman Allah tidak menerima doanya
- Ancaman berlipat-lipat dosa
- Dosa bisa menjadi penyebab kekafiran dan keluar dari agama
- Perkataan nabi “bukan termasuk golongan kami yang melakukan ini
- Peniadaan iman bagi pelaku dosa tertentu
- Pelakunya disifati sebagai munafiq
- Pelakunya disebut sebagai Haliqoh yang bermakna perusak/penghancur
- Perkataan nabi siapa yang melakukan ini maka terlepas kehormatanya
- Ancaman akan ditutup mata hatinya
- Dosa yang ada keterangan: jangan tanyakan lagi tentang itu! Artinya dosa besar
- Disebutkan bahwa pelakunya tidak akan mampu memikul dosa hari kiamat nanti
- Ancaman bahwa pelakunya akan menjadi musuh Allah dan rasulnya pada hari kiamat
- Pelakunya disebut sebagai seburuk-buruk manusia disiaih Allah
- Pelakunya terancam dengan ancaman tertentu pada hari kiamat
- Pelakunya terancam tidak masuk surga
- Hukuman tidak dapat menikmatinya meskipun masuk surga
- Ada kata laknat dalam perbuatan dosa tersebut baik dalam Qur’an maupun hadits
- Ancaman pelakunya akan ditenggelamkan di akhirat ataupun di dunia
- Pelakunya diancam siksa kubur,siksa di akhirat maupun tidak masuk surga
- Perbuatan tersebut diikutkan dalam kelompok dosa besar
- Jika para ulama telah berijmak bahwa satu perbuatan termasuk dosa besar(Alukah.net)
3. Dosa-dosa kecil
Yaitu selain dosa besar berupa dosa yang tidak terancam dengan kriteria diatas seperti melihat yang haram,atau kesalahan yang dilakukan seorang mukmin dalam kehidupanya
Hal yang perlu diingat bahwa dosa kecil jika bertumpuk akan menjadi besar sebagaimana sesungguhnya gunung terbentuk karena kumpulan bebatuan
Dosa kecil dapat terhapus dengan ibadah ibadah seperti:
- Melaksanakan kewajiban ibadah shalat,zakat,umrah dll
- Menjauhi dosa besar
- Musibah yang menimpa serta ujian-ujian yang menimpa seorang mukmin
- Istighfar dan zikir
Kesimpulannya bahwa dosa besar adalah segala perbuatan yang diancam dengan ancaman yang berat di dunia maupun di akhirat,maka selain itu termasuk dosa kecil
Bagaimana kita menjauhi segala dosa besar dan kecil?
Dengan cara menuntut ilmu,memahami dengan baik dan terus berupaya mengagungkan Allah subhanahu wata’ala,keyakinan yang kuat bahwa Allah SWT mengetahui semua perbuatan hamba baik yang nampak maupun yang tersembunyi,meyakini bahwa siksa Allah sangat berat,berdoa dengan tulus agar Allah memalingkan kita dari dosa serta berusaha terus untuk tekun beribadah,menjaga shalat dan bergaul dan membersamai orang yang shaleh sampai ajal menjemput kita, amiin
Penulis: Ustaz Syaibaini Mujiono, S,Sy., M.Si., Ph.D
(Sekertaris Jenderal DPP Wahdah Islamiyah, Ketua KITA Palestina dan Praktisi Kesehatan Islam)



